"IMPOSSIBLE
itself says
I'm possible"
Vel pagi itu nangis terus, tidak ada yang menghiraukannya kalo celananya ternyata sudah basah kuyup karena ompolannya sendiri. Apa yang bisa dilakukannya, ya menangis sekencang-kencangnya karena tidak ada pilihan lain. Akhirnya pun ibu datang dan mengganti celana Vel yang udah basah itu dengan celana yang masih kering, dan legalah dirinya karena sudah merasa nyaman kembali.
Hmm, anak umur 7 bulan segede Vel tentunya tidak akan pernah terbersit dalam pikirannya tentang ketidakmungkinan dan keterbatasan atas dirinya, kadang, kenapa aku yang jelas-jelas sudah dewasa (tuwek) ini tidak melakukan sesuatu pada saat ketidaknyamanan menghampiriku dan cenderung berfokus kepada ketidakmungkinanku sendiri, bukankah seharusnya aku melihat pada berbagai kemungkinan yang banyak itu dan langsung aku melakukannya? .. :)
27 July 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

2 komentar:
Excuse yang paling mudah tuh "Maaf, aku gak mampu" or "Maaf,kondisi tidak memungkinkan". Tapi ... maju terus pantang mundur Mas! Kalo ada kesempatan didepan,ambil saja. Arep 17-an kan ? AYO TETEP SEMANGAT!
Btw, yang nyuci celananya Vel sopo?
iya aku akan ambil pas saat menjelang 17-an nanti, kesempatan pulang euy... hhahaha :)
Post a Comment