09 June 2007

Bekal Demi Sebekal

Dan si tikus itu berlari melewati lorong-lorong di bawah lemari, terus menuju meja makan...dan kemudian merayap ke atasnya "aha... aku dapat ikan asin, lumayan, untuk bekal makan malam nanti" katanya. Sebagian ikan asin itu dimakannya disitu dan sebagian sisanya dibawanya pulang. "nyam...nyam..nyam, lumayan, walaupun cuma ikan asin" kata tikus.
Keesokan harinya dia pergi mencari makan lagi dan melintasi pinggiran got untuk menuju rumah mewah di ujung jalan itu."Hari ini aku mau ganti menu, ah, aku mau makan enakk" katanya sambil bersiul-siul. "nah ini dia, tapi lewat mana ya kok sepi rumahnya dan tertutup semua, apa aku harus lewat jalan lain" katanya. Akhirnya dia berpikir sambil mencari-cari jalan masuk yang paling aman "nah ini dia,ketemu akhirnya", si tikus itu akhirnya menelusuri got saluran pembuangan dan sampailah di didalam rumah "ketemu deh, huhuii, mari dicari!?" sambil matanya jelalatan melihat kiri kanan kalau-kalau nanti ketahuan "mana nih, makanannya disimpan, kok tidak ada lemari, tidak ada meja, pada kemana ya?".
Akhirnya dia menuju lantai atas dan menelusuri tangga itu, dan setelah itu terdengar suara kucing, "O'o, waduh gawat ini", sambil berjalan pelan-pelan dia mengintip dimana lokasi kucing itu.
Dilihatnya kucing anggora itu baru menangis sedih..., "wah ngapain tuh kucing nangis, asik dia sedang lengah rupanya" kata tikus.Dan tikus itu terus mencari-cari dimana lokasi makanan berada, sejam, dua jam dan seterusnya "kok tidak ketemu juga ya makanannya, aduh lapar lagi...!?"gumamnya
"Heiii, tikus, kamu baru ngapain!!!" kata kucing. Tidak disangka bahwa kucing sudah berada dibelakangnya, dan kucing itu menatapnya. "enggak kok aku cuma..."tikus itu menjawab dengan gugup. "disini tidak ada makanan!"kata kucing, dan dia menangis lagi...si tikus itu hanya bengong menatap si kucing, dan tiba-tiba si tikus itu bertanya dengan pasrah "kenapa kamu tidak menangkap dan membunuh aku?", "aku sedih, tuanku meninggalkan aku disini, dan aku tidak bisa makan lagi.."kata kucing sambil terisak-isak. "jadi tidak ada makanan disini? kalau begitu aku boleh pulang dan tidak kamu kejar kan?" kata tikus. "tidak.." kata kucing. Dan tikus itu sudah mulai ambil ancang-ancang untuk larii "heiii, tunggu!!!"kata kucing, "kau tega sekali meninggalkan aku..." sambung kucing. dan tikus itu berbalik "kenapa, kau tidak menangkapku atau membunuhku?", dan tiba-tiba kucing itu mendekat dan katanya "aku lapar sekali dan sedih...aku takut...tuanku sudah tidak ada...aku akan mati disini..siapa yang memberi makan aku..merawatku...menyayangiku?", tikus pun akhirnya menjawab "tidak ada yang merawatku, tidak ada yang memberi makan aku, hidupku hanya sebekal demi sebekal makanan yang kudapat dijalan, tong sampah dan kucari sendiri, walaupun aku ini.......adalah pencuri!!!!"

"Sebuah kekuatan hidup ataukah antara keteraturan dan tidak keteraturan?"

0 komentar: