Istriku Sudah Terlalu Banyak Berkorban
(suara burung berkicau)
Kian hari keluarga Pak Hamzah beserta keluarganya nampak semakin bahagia saja. Tingkat kehidupannya kian mapan dan semakin banyak orang yang menghormatinya. Maklumlah beliau saat ini sedang menjabat sebagai Ketua DPRD di Kota ini.
Suatu hari setelah pulang kerja, Pak Hamzah duduk-duduk nyantai di teras samping rumah bersama isterinya sambil menikmati suara puluhan kicauan burung peliharaannya.
Lalu disela-sela suara kicauan burung yang indah itu terjadilah sebuah pembicaraan yang sangat miris dan mengerikan diantara mereka berdua.
"Pak... jujur aja, selama menikah bapak pernah nyeleweng enggak?? Jujur aja pak, aku enggak akan marah kok, anggap aja itu masa lalu, yang penting sekarang bagaimana sikap perilaku bapak ke depan..." kata isteri Pak Hamzah.
"Ya ampun Bu, kok kamu ngomong gitu sih!! Aku ini orang yang beragama dan aku itu laki-laki yang punya prinsip kuat, jadi gak mungkin aku itu akan nyeleweng!!!" kata Pak Hamzah sambil menepuk-nepukkan tangan ke dadanya. "Loh kalo dirimu !!!" tanya Pak Hamzah ke isterinya.
"mmm... sebenernya pernah.." jawab isterinya sambil menatap dengan pandangan kosong dan terbelalaklah mata Pak Hamzah menatap isterinya ".....???"
"Bapak ingat kan, waktu mau dikeluarkan dari perusahaan tempat kerja Bapak dulu, yang akhirnya pemecatan itu dibatalkan. Itu kan karena aku kemudian menghadap atasan bapak, dan aku tidur di hotel sama atasan bapak..sehingga pemecatan itu dibatalkan!!" kata isteri Pak Hamzah .
"Terusss...!!!" kata Pak Hamzah dengan nada membentak karena sudah naik pitam.
"Inget enggak, waktu kenaikan pangkat bapak harus ditunda!!!dan waktu itu itu bapak stress berat...!!" kata isterinya.
"Hahh, kalo suruh mengingat-ingat itu aku ya ingat..!!" kata Pak Hamzah semakin kesal.
"Waktu itu akhirnya aku menemui atasan bapak dirumahnya, dan aku disuruh tidur dengannya di hotel sampe pagi..dan kemudian bapak malah naik pangkat dua tingkat.. kan ???" kata isteri Pak Hamzah lagi.
"Terusss...cuma sampe disitu kan??" kata Pak Hamzah dengan nada semakin lirih.
"CUMA SAMPE DISITU GIMANAAA?? Waktu bapak mau jadi Ketua DPRD, bapak kan masih kekurangan 60 suaraaaa....!!!!" kata isterinya kesal sambil menuding-nuding muka Pak Hamzah. "Haaaaahhh...???!!!" sambut Pak Hamzah dan lemaslah dirinya.
Dan suara burung-burung itu masih tetap berkicau indah sepanjang hari, namun hati Pak Hamzah semakin gundah dan akhirnya beliau jatuh sakit yang berkepanjangan, serta endingnya Pak Hamzah mengundurkan diri sebagai Ketua DPRD.
"Sacrifice????....." :(
22 August 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

5 komentar:
Pengorbanan seorang istri atau emang semacam "hobby" seorang istri?!
Walahhh katchau nian istrinya hehe. Pengorbanan apa doyan??
wah bukan pengorbanan ini mah Mas, tapi menurutku kurang ajar hehe...
KOCAK!!!!
itu mah bukan pengorbanannn...itu mah maniakkkk
60 orang???
ASTAGA!!!
salam kenal ya nova...tukaran link yukkk
>>Vie, Novi, Hilman, RMY : hikhikhik, rupanya gak ada yg simpatik dengan pengorbanan yang salah kaprah ini... :)
Post a Comment